Ketika kita membuka alamat sebuah website, misalnya www.google.com,
maka ada mekanisme (sistem) yang akan mengubah nama alamat tersebut ke
alamat yang dipahami oleh mesin, yaitu alamat IP (Internet Protocol/IP Addresses). Sistem ini diatur dengan sebuah protokol yang disebut dengan Sistem Penamaan Domain (Domain Name System/DNS).
Dengan adanya DNS ini, maka kita tidak perlu mengingat alamat IP yang tidak mudah untuk diingat. Misalnya www.google.com akan diterjemahkan ke alamat 74.125.200.139. Sehingga kita sebenarnya bisa langsung membuka google mengetikkan alamat IP ini di URL web browser yang kita gunakan. Tetapi hal ini tentu tidak efisien, karena berapa banyak alamat seperti ini yang harus kita hafal? sehingga peran DNS sangatlah penting.
Dengan adanya DNS ini, maka kita tidak perlu mengingat alamat IP yang tidak mudah untuk diingat. Misalnya www.google.com akan diterjemahkan ke alamat 74.125.200.139. Sehingga kita sebenarnya bisa langsung membuka google mengetikkan alamat IP ini di URL web browser yang kita gunakan. Tetapi hal ini tentu tidak efisien, karena berapa banyak alamat seperti ini yang harus kita hafal? sehingga peran DNS sangatlah penting.