Social Icons

Pages

Minggu, 03 Juni 2012

Buku Barcelona Jilid VIII

Fabio Capello Jadi Saksi Lahirnya Bintang Baru Bernama Lionel Messi

Sinar kebintangan Lionel Messi muncul ketika Juventus bertandang untuk menghadiri Turnamen Gamper, 2005 silam.

Lionel Messi celebrates for Barcelona (AFP)
Graham Hunter kali ini bercerita tentang bagaimana Messi-mania bermulai dari Turnamen Gamper menghadapi Juventus. Artikel ini merupakan bagian kedelapan dari buku terbaru Hunter, Barca: The Making of the Greatest Team in the World.

Turnamen Gamper merupakan turnamen eksebisi tahunan yang digelar setiap Agustus untuk memperingati pendiri Barcelona, Joan Gamper, sekaligus memperkenalkan materi skuat, utamanya pemain baru, kepada para fans. Pada 2005, Juventus yang masih dilatih Fabio Capello menjadi tamu dan mereka berhasil menang adu penalti setelah bermain imbang 2-2.

Musim panas sebelumnya, presiden merangkap pemilik Internazionale, Massimo Moratti, bilang kepada media Italia, "Saya bersedia menghabiskan banyak uang untuk memboyong Messi. Dia satu-satunya pemain yang memberikan inspirasi kepada saya sejak lama."

Musim sebelumnya Messi memulai debut dengan tampil sembilan kali dan menjadi pencetak gol termuda Barcelona sepanjang sejarah, sebelum dilewati Bojan Krkic. Sudah menjuarai Piala Dunia di level yunior, dipuji Moratti dan Inter, Messi sudah menjadi aset berharga Barcelona ketika Juve bertandang.

Untuk kali pertama saya merasakan sensasi Messi-mania.

Berapa jumlah Bola Emas? | Messi sudah memenangi Ballon d'Or tiga kali dan baru 24 tahun
Setiap fans sepakbola mengalami optimisme berlimpah setiap kali musim baru menjelang. Terkadang keyakinan berjaya ketimbang situasi yang sebenarnya. Namun, keyakinan milik Barcelona berhasil memupus dominasi Real Madrid yang sudah bertahan lama berkat pemain muda jenius ini. Pada saat ketika Frank Rijkaard, Ronaldinho, dan Samuel Eto'o mengembalikan kejayaan ke Camp Nou. Hampir 100 ribu pendukung Catalan bersorak ketika nama Pangeran Leo diumumkan. Mereka tak sabar menyaksikan penampilannya menghadapi Fabio Cannavaro, Patrick Vieira, Giorgio Chiellini, Mauro Camoranesi, Alessandro Del Piero, dan Zlatan Ibrahimovic.

Dibandingkan dengan pertandingan di bawah kepelatihan Pep Guardiola, statistik laga itu menakjubkan. Juventus menguasai 62 persen bola pada babak pertama, di Camp Nou, dan memimpin selama satu jam pertandingan. Namun, Messi terus berjuang membongkar pertahanan Juve, melewati sejumlah tekel, menarik lawan sebelum melepaskan umpan; dia tampil paling bersemangat dibanding pemain lain di lapangan, terlihat ketika meliuk-liuk melewati Cannavaro dan Gianluca Pessotto yang terkapar di lapangan.

Penonton menggila. "Messi-Messsssi-Meeeesssi" terdengar dari tribun. Kelihatannya sudah ada garis tegas yang membedakan Messi dari pemain jebolan tim cadangan dengan Messi dengan posisi baru sebagai seorang bintang.
Penonton menggila. "Messi-Messsssi-Meeeesssi" terdengar dari tribun. Kelihatannya sudah ada garis tegas yang membedakan Messi dari pemain jebolan tim cadangan dengan Messi dengan posisi baru sebagai seorang bintang.

Messi memberikan umpan atas terciptanya gol indah Andres Iniesta dengan umpan berjarak 25 meter yang membelah pertahanan lawan. Itu memberi tanda atas penampilannya yang menjanjikan. Rijkaard menarik keluar sang pahlawan pada menit ke-90 sehingga penonton menyambutnya dengan tepukan meriah. Tepukan sambil berdiri yang panjang untuk seorang pemain 18 tahun.

Sehabis laga, Juventus secara formal bertanya kepada Barcelona terkait banderol pemain itu, tapi langsung ditampik. Presiden Joan Laporta tahu hal ini merupakan pertanda baik.

Di belakang layar, Fabio Capello tak meragukan potensi Messi. "Sepanjang hidup saya belum pernah menyaksikan pemain dengan kualitas dan kepribadian seperti itu dengan usia yang muda, terutama dengan mengenakan seragam salah satu klub besar dunia," ujarnya.

"Dia bisa melakukan apa yang dia mau dengan bola. Kemenangannya di level yunior merupakan hasil yang mengesankan serta luar biasa. Dia melakukannya dengan menghadapi pemain kawakan, bukan anak-anak seusianya."

Messi telah datang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar